can't stop loving you
>> Senin, September 15, 2008
Aku terlalu pengecut untuk menggenggam erat tanganmu dan berkata “ engkau adalah jiwaku"...
Aku juga terlalu takut untuk menyandang lenganmu dengan lenganku agar kita berjalan berdampingan menjalin mimpi indah dua anak manusia dalam menyatukan visi untuk satu tujuan kebahagiaan suci adam dan hawa...
Keberanianku menghilang untuk mendekapmu erat dalam pelukanku agar kau merasakan hangatnya pelukku dan mendengar bagaimana degup di dadaku ketika kurasakan nafasmu yang menghangatkanku...
Tapi dengan segenap hati dan jiwaku, seluruh kemampuanku, bahkan sampai menghabiskan waktu hidupku...
Aku tidak pernah gentar untuk menjaga kesucian hatiku untuk tetap selalu mencintaimu dengan tulus...
Mungkin cukup untukku melihat kau dari kejauhan tersamar tipis oleh kabut yang dingin...
Mengamati kau berjalan, berlari, melompat dan bermain di rumput – rumput hijau yang masih basah oleh embun pagi yang selalu memberi kehidupan seperti kau menghembuskan jiwamu ke dalam hatiku...
Merasakan penuh kedamaian ketika kebahagiaan dan tawamu yang lepas tanpa beban setitkpun mampu meyejukkan kalbuku...
Mengagumi dirimu sambil tersenyum simpul ketika melihat kau begitu lucu saat merengek meminta bantuan untuk berdiri kembali saat kau terjatuh...
Walaupun kau berada jauh di sisi lain danau kehidupanku...
Bagiku kau selalu indah dalam segala hal...
Terimakasih Ya Allah maha penguasa karena telah menjaga kemurnian rasa cinta dan sayangku selama ini...
Terimakasih Ya Allah raja manusia karena selalu menjaga dirinya dan selalu memeluknya erat dengan kasihmu...
Terimakasih Ya Allah penguasa hati karena selalu menempatkan dirinya dalam akal, hati dan jiwaku...
Seluruh sel diriku akan selalu mengagung-agungkanmu Ya Allah sebagai wujud rasa syukur atas semua karunia yang luar biasa ini...
Karena seluruh keyakinanku berkata “ Dirimu tidak akan membawaku sejauh ini kalau akan meninggalkanku “...
...Lailahailallah...
*** Dedicated to all goodness in my mind, my heart and my soul, “PA” ***


