STOP MEMELIHARA SATWA LIAR DALAM KANDANG...!!!

Maaf...Maaf...Maaf...

>> Jumat, Juli 30, 2010

Malam hening tak berbisik
Berdiskusi dengan pujangga
Membuka mata tetap terjaga
Melambungkan angan
Menggembala imajinasi

Berkeringat memeras otak
Memutar akal mencari jawab
Berlayar di samudera luas
Otot mengencang meregang senar
Menjaring kata puitis
Bersyair romansa klasik
Berdendang lagu romantis

Tetap parau
Serak sengau telinga menangkap
Berduka tamu dihibur
Menangis penonton komedi
Muak muntah sang penyantap

Menyerah pasrah
Berserah dalam resah
Kesadaran dimajukan
Ketulusan diandalkan

Bukan indah tak bermasalah
Bukan merdu tetap melagu
Bukan lantang terus teriak
Tak bersuara teguh berkata

Maaf...Maaf...Maaf...
Maaf...Maaf...Maaf...
Maaf...Maaf...dan Maaf...

(23-Juli-10....Permohonan maaf untuk wanita yang sudah lebih dari 1 tahun menemani langkahku, Sherly Avianti)

Read More.. Read more...

Pluralism

Tak akan pernah menyesal dan meratap
Ataupun ekstrem berorasi
Menggugat suratan Tuhan
Tentang adanya perbedaan
Sebesar bukit di arafah

Yang menghalangi dan takan sanggup
Untuk kita menyingkirkan
Agar tercipta kesatuan
Jiwa suci diriku dan dirimu
Kedalam kemurnian cinta

Tapi jika aku boleh berangan
Hidup dalam mimpi bayangan
Ingin rasanya terus bedampingan
Tanpa ada bukit penghalang
Agar cinta benar berdansa

Ingin rasanya terpelihara asa
Untuk terus berdampingan
Erat tangan saling menggenggam
Menyusur tapak harapan
Memetik cita dan harapan
Sambil teguh berideologi ketuhanan
Pluralisme sebagai jawaban

Read More.. Read more...


Cuma seorang anak manusia yang mencoba menguntai kata - kata dalam menceritakan sebuah kejadian....
==================== Psssssttt.....Based on true story...... ====================

  © Blogger template Sunset by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP