STOP MEMELIHARA SATWA LIAR DALAM KANDANG...!!!

Pengakuan Dosaku

>> Jumat, November 14, 2008

Engkau pernah membuka dirimu...
Mengurai sel – sel misteri yang selama ini menutupimu...
Kini sabana kejujuran itu terhampar luas di hadapan ku...
Fokus menggambarkan dirimu serta kehidupanmu...

Tapi bagiku itu hanya fatamorgana...
Tak pernah kuimani fakta tentangmu...
Yang jelas keluar dari bibir indahmu dan dalamnya hatimu...
Karena aku terlanjur beriman pada perkataan orang tentangmu...


Lagi – lagi sebuah ungkapan lama menunjukan kebenaran...
Bahwa penyesalan hanya akan terjadi di akhir cerita...
Ketika kita sudah diujung jalan sana...
Ketika kita sudah tak ingat bagaiamana cara untuk kembali...

Aku tak pernah menyalahkanmu yang tak mampu meyakinkanku...
Juga orang – orang yang mencuci otakku dengan penilaian negatif yang meracuniku...
Aku hanya menyalahkan diriku...
Mengutuk dan marah pada kebodohanku yang tak percaya pada dirimu...

Sekarang harus kuhadapi fakta tentangmu...
Sebuah cerita nyata tentang hidupmu...
Novel klasik romansa kisah cintamu...
Yang tidak mencantumkan namaku sebagai tokoh utama...

Mungkin Tuhan sedang mengujiku saat ini...
Apakah aku sanggup terus berjalan...
Menyambung langkah – langkah demi impian...
Yang menyebutkan namamu di salah satu impianku...

Aku akan tetap melangkah mendaki impianku...
Sambil tetap menjaga perasaanku kepadamu...
Sambil berharap suatu saat kau dapat mengerti...
Bahwa aku masih mengharapkanmu...

Read More.. Read more...

Memorabilia

Aku teringat saat aku kecil...
Perjumpaan singkat di sore itu...
Dering telepon yang khas di rumahku...
Menjadi awal dari keceriaan mendalam untuk diriku...

Pernah satu kesempatan berdampingan...
Diam kikuk tak berbuat apa – apa...
Demi menunggu suatu pengungkapan kalimat klasik nan sakti...
Aku suka kamu...


Hari – hari selanjutnya menjadi sangat ceria...
Mengajarkan hal yang tak pernah ada sebelumnya...
Pelajaran berharga yang takan terlupa selamanya...
Rasa menyukai dan disukai...

Demi semua hal atas nama keceriaan waktu itu...
Yang membuatku tak lelah tersenyum sepanjang hari...
Yang membuatku melamunkanmu di ambang tidurku...
Tak akan kulewatkan hariku tanpa mendengar lembutnya suaramu...

Terasa lucu memang...
Dua tunas muda dimabuk asmara...
Tertancap tajam nya anak panah sang dewa...
Terbuai dalam pembodohan cinta...

Tak pernah aku menduga sebelumnya...
Cerita lugu dan polos keceriaan itu...
Meninggalkan kesan teramat dalam untukku...
Catatan termanis dalam sejarah hidupku...

Delapan tahun memang berlalu dengan keadaan berbeda...
Tapi tak pernah mampu untuk merubah...
Suara lembut dan nakalmu tetap sama...
Seperti saat pertama kali menyapaku di ujung sana...

Waktu juga ternyata tak mampu...
Menghapus yang kurasakan dari dulu...
Justru berbalik mengakumulasikan...
Ketertarikanku akan semua hal tentang dirimu...

Semua hal bisa datang dan pergi...
Bisa tumbuh berkembang hingga akhirnya mati...
Tapi satu yang kurasakan tak pernah pergi dan mati...
Perasaanku terhadapmu yang di mulai pada masa kecilku...

19 Oktober 08 – 03:00 WIB

Read More.. Read more...

Demi Sebuah Nama

>> Sabtu, November 01, 2008

Berulang kali kulantunkan sebuah nama
Di hati dan lisanku
Tak peduli pagi ataupun malam
Tak masalah di barat atau di timur aku berpijak

Begitupun yang terjadi saat ini
Di malam yang resah dan gelisah
Ku bersimpuh dalam tenang
Untuk kembali melafalkan nama itu


Kini nama itu bergema hebat
Memenuhi semua rongga dihatiku
Hati yang teramat merindu
Merindukan nama itu hadir di hati dan pikiranku

Kulantunkan terus nama itu
Membuat malam yang sunyi menjadi sibuk
Merubah semua kegelisahan diriku
Menjadi rintihan tangisan kesedihan

Pipiku semakin basah
Ketika semua kesalahanku tampak nyata
Di putar berulang – ulang dalam otakku
Benar – benar menyadarkanku akan kebodohanku

Demi semua kesalahanku
Demi semua kebodohanku
Demi sebuah maaf ku rela bersujud
Meminta ampun pada Mu Ya Allah……..
Ampuni semua kesalahanku Ya Allah……..

- 28 sept 08 – 02:00 AM-



Link terkait : - Arie site
                        - Allah-semata.com
                        - risansyakirin.blogspot.com


Read More.. Read more...

untitled

>> Selasa, Oktober 21, 2008

Hari – hari yang selalu ramai dan sibuk
Kini berubah menjadi sepi dan senyap
Riuh rendah keramaian juga ikut berubah
Menjelma menjadi lengkingan tangis kepedihan


Melengkapi kesendirian dalam kepedihan
Menemani penyesalan jauh di dalam hati
Mengutuki kebodohan dalam diri
Menyalahkan hati pengecut yang tak berarti

Kuhadapi dan kupandangi cermin besar di depanku
Teliti kuamati tiap lekuk gambar si pecundang dalam pantulan cermin
Terasa tak asing dan sangat akrab bagiku
Karena yang tampak adalah bayangan diriku

Read More.. Read more...

Hilang....

Matahari mulai terbenam di barat
Terbenam dan menghilang dengan perlahan
Bersama dengan itu kurasakan ada yang ikut menghilang
Tapi apa…..???

Senyum itu hilang dari wajahmu
Senyum terindah dalam hidupku
Keceriaan itu hilang dari dirimu
Keceriaan dan kebahagiaan sebuah taman surga
Tuhan…Apa yang terjadi…
Ujian apa lagi yang Kau beri…
Sekarang apa yang harus aku lakukan…
Agar senyum dan keceriaannya kembali menghiasi hari…
Tuhan…Jika kau masih mendengar…Tolong dengar aku…
Pastikan senyumnya kembali menghiasi hari
Pastikan keceriaan dan kebahagiaannya kembali
Bersama dengan kembalinya sapa sang mentari…Esok pagi…

Read More.. Read more...

can't stop loving you

>> Senin, September 15, 2008

Aku terlalu pengecut untuk menggenggam erat tanganmu dan berkata “ engkau adalah jiwaku"...
Aku juga terlalu takut untuk menyandang lenganmu dengan lenganku agar kita berjalan berdampingan menjalin mimpi indah dua anak manusia dalam menyatukan visi untuk satu tujuan kebahagiaan suci adam dan hawa...
Keberanianku menghilang untuk mendekapmu erat dalam pelukanku agar kau merasakan hangatnya pelukku dan mendengar bagaimana degup di dadaku ketika kurasakan nafasmu yang menghangatkanku...
Tapi dengan segenap hati dan jiwaku, seluruh kemampuanku, bahkan sampai menghabiskan waktu hidupku...
Aku tidak pernah gentar untuk menjaga kesucian hatiku untuk tetap selalu mencintaimu dengan tulus...


Mungkin cukup untukku melihat kau dari kejauhan tersamar tipis oleh kabut yang dingin...
Mengamati kau berjalan, berlari, melompat dan bermain di rumput – rumput hijau yang masih basah oleh embun pagi yang selalu memberi kehidupan seperti kau menghembuskan jiwamu ke dalam hatiku...
Merasakan penuh kedamaian ketika kebahagiaan dan tawamu yang lepas tanpa beban setitkpun mampu meyejukkan kalbuku...
Mengagumi dirimu sambil tersenyum simpul ketika melihat kau begitu lucu saat merengek meminta bantuan untuk berdiri kembali saat kau terjatuh...
Walaupun kau berada jauh di sisi lain danau kehidupanku...
Bagiku kau selalu indah dalam segala hal...

Terimakasih Ya Allah maha penguasa karena telah menjaga kemurnian rasa cinta dan sayangku selama ini...
Terimakasih Ya Allah raja manusia karena selalu menjaga dirinya dan selalu memeluknya erat dengan kasihmu...
Terimakasih Ya Allah penguasa hati karena selalu menempatkan dirinya dalam akal, hati dan jiwaku...
Seluruh sel diriku akan selalu mengagung-agungkanmu Ya Allah sebagai wujud rasa syukur atas semua karunia yang luar biasa ini...
Karena seluruh keyakinanku berkata “ Dirimu tidak akan membawaku sejauh ini kalau akan meninggalkanku “...

...Lailahailallah...

*** Dedicated to all goodness in my mind, my heart and my soul, “PA” ***

Read More.. Read more...

Ungu Violet

Dalam kesendirian kian hari kurasakan...
Kebenaran sebuah ungkapan lama...
Betapa nilai seseorang terasa...
Justru ketika dia tiada...

Ketiadaanmu memberi petunjuk...
Yang amat nyata...
Betapa rapuh jiwaku dalam kesendirian...
Dan betapa utuh dalam kebersamaan dengan mu...
Hanya ada satu kata...
Yang mampu ungkap semuanya...
Yaitu cinta...
Namun ada satu hutang yang belum terbayar sekalipun...
Ku rasa sudah tiba saatnya aku bercerita...
Kenapa dengan cinta itu...
Aku justru menjauh dari dia...

*** Diambil dari film Ungu - Violet ***

Read More.. Read more...

ku ukir cintaku dengan tinta emas

>> Minggu, September 14, 2008

Aku tidak terlahir sebagai manusia dengan bakat seni yang tinggi...
Tidak seperti da vinci, chairil anwar, atau seniman pinggiran stasiun kota sekalipun...
Tapi aku pernah merasakan stuck, statis, tak bergerak di suatu ruangan pengap dan gelap...
Seperti yang pernah mereka rasakan...
Ketika kehabisan ide dan inspirasi...

Aku pernah mencoba menggores kertas dengan pensil...
Hanya sebuah sketsa suram tanpa arti yang berhasil kubuat...
Di hari lain aku mencoba berkarya puisi merayu...
Tapi sumpah serapah penuh amarah yang keluar dari otakku...
Seperti sampah yang tumpah dari penampungan hingga berserakan mengotori jalan...


Pada lain kesempatan pun aku pernah bernyanyi...
Namun suara parau penuh kepedihan yang dimuntahkan...
Dari mulut yang selalu dipaksa untuk tidak mengeluh meratapi hidup...

Sampai pada satu titik di mana aku merasa sangat lelah dan payah...
Sehingga akhirnya aku hanya bisa tertawa lepas menghibur diri...
Airmata pun segera tampil di sudut mata...
Lalu dengan perlahan tapi pasti ia berjalan anggun di pipiku...

Tetapi ketika tak sengaja kudengar orang - orang ramai berbicara...
Tentang suatu hal yang disebut keindahan dan kedamaian...
Aku pun segera bereaksi menyiapkan sehelai sutera terbaik...
Putih bersih menandingi awan yang bercanda di langit cerah...

Lalu kutuangkan semua yang ada di kepala ku...
Dan sepenuh hati ku ukir dengan tinta emas...
Agar ketika orang – orang membaca dan melihatnya...
Mereka langsung terbayang dan merasakan keindahan kedamaiannnya...

Aku pun tersenyum puas setelah huruf terakhir selesai ku buat...
Berhasil menyempurnakan usahaku kali ini...

Kupandangi dalam – dalam kain terbaik itu...
Kini sangat indah dihiasi goresan – goresan tinta emas...
Semakin indah karena di situ tertulis besar – besar . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

..... " *.*** " .....

- Kupersembahkan untuk gadis cantik baik hati yang membangunkanku dari mimpi... *.*** -
- blackluth -

Read More.. Read more...


Cuma seorang anak manusia yang mencoba menguntai kata - kata dalam menceritakan sebuah kejadian....
==================== Psssssttt.....Based on true story...... ====================

  © Blogger template Sunset by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP