Memorabilia
>> Jumat, November 14, 2008
Aku teringat saat aku kecil...
Perjumpaan singkat di sore itu...
Dering telepon yang khas di rumahku...
Menjadi awal dari keceriaan mendalam untuk diriku...
Pernah satu kesempatan berdampingan...
Diam kikuk tak berbuat apa – apa...
Demi menunggu suatu pengungkapan kalimat klasik nan sakti...
Aku suka kamu...
Hari – hari selanjutnya menjadi sangat ceria...
Mengajarkan hal yang tak pernah ada sebelumnya...
Pelajaran berharga yang takan terlupa selamanya...
Rasa menyukai dan disukai...
Demi semua hal atas nama keceriaan waktu itu...
Yang membuatku tak lelah tersenyum sepanjang hari...
Yang membuatku melamunkanmu di ambang tidurku...
Tak akan kulewatkan hariku tanpa mendengar lembutnya suaramu...
Terasa lucu memang...
Dua tunas muda dimabuk asmara...
Tertancap tajam nya anak panah sang dewa...
Terbuai dalam pembodohan cinta...
Tak pernah aku menduga sebelumnya...
Cerita lugu dan polos keceriaan itu...
Meninggalkan kesan teramat dalam untukku...
Catatan termanis dalam sejarah hidupku...
Delapan tahun memang berlalu dengan keadaan berbeda...
Tapi tak pernah mampu untuk merubah...
Suara lembut dan nakalmu tetap sama...
Seperti saat pertama kali menyapaku di ujung sana...
Waktu juga ternyata tak mampu...
Menghapus yang kurasakan dari dulu...
Justru berbalik mengakumulasikan...
Ketertarikanku akan semua hal tentang dirimu...
Semua hal bisa datang dan pergi...
Bisa tumbuh berkembang hingga akhirnya mati...
Tapi satu yang kurasakan tak pernah pergi dan mati...
Perasaanku terhadapmu yang di mulai pada masa kecilku...
19 Oktober 08 – 03:00 WIB


0 komentar:
Posting Komentar